Hidup memang penuh risiko alias serba tidak pasti. Nah, peluang inilah yang ‘dimanfaatkan’ oleh perusahaan asuransi. “Secara umum, asuransi memang suatu cara untuk menangani atau mengantisipasi risiko-risiko di dalam hidup,” jelas Dra. Tutie Hermiati , MA , pengajar mata kuliah Manajemen Risiko di Jurusan Administrasi, FISIP, Universitas Indonesia .
Pada kenyataannya, masyarakat kita masih banyak yang belum melek masalah asuransi kesehatan. Bahkan, tidak sedikit yang beranggapan, ikut asuransi kesehatan sama dengan uang hilang! Anggapan seperti ini jelas-jelas keliru. “Sebetulnya, ikut asuransi kesehatan berarti melindungi diri jika suatu saat jatuh sakit,” tegas dr. Sugito Wonodirekso, M.S. (Biomedik), Kepala Bagian Histologi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia , Jakarta .
Boleh dibilang, setiap karyawan telah ikut program asuransi kesehatan. Pegawai Negeri Sipil (PNS), misalnya, secara otomatis diikutsertakan dalam program jaminan asuransi kesehatan yang dikelola oleh pemerintah, yakni PT ASKES. Sementara itu, jaminan kesehatan karyawan perusahaan swasta ditanggungkan dalam program Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja) atau perusahaan asuransi kesehatan pilihan perusahaan yang bersangkutan.
Tapi, bagaimana nasib anggota keluarga lain yang tidak dijamin oleh asuransi kesehatan perusahaan tadi? Dra. Tutie yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Administrasi, Program Ekstension FISIP UI, menyarankan, “Sebaiknya, anggota keluarga yang tidak dijamin asuransi kesehatan perusahaan diikutsertakan dalam program asuransi kesehatan lain. Pilih paket yang paling sesuai dengan kebutuhan keluarga.” (Simak boks: “Tips Memilih Asuransi Kesehatan”).
Tentu saja, Anda jangan asal saja ikut asuransi kesehatan, seperti yang pernah dilakukan Erwin, “Dulu saya hanya ikut-ikutan teman saja. Belakangan, saya merasa kurang sreg. Akhirnya, saya pindah saja ke perusahaan lain. Setelah dipelajari, program asuransi kesehatannya lebih oke. Kata beberapa teman, sih , lamanya perusahaan asuransi kesehatan berdiri dan bagaimana pihak asuransi menangani anggota-anggotanya, harus jadi pertimbangan.”
Cuma itu? Tidak juga. Sebenarnya, ada beberapa ‘kunci’ yang dapat dijadikan pertimbangan dalam memilih asuransi kesehatan. Menurut Dra. Tutie, “Mintalah informasi sejelas-jelasnya dari pihak asuransi. Biasanya, dari informasi yang diperoleh, Anda juga akan mendapat gambaran ‘kekuatan’ modal perusahaan asuransi tersebut.” Selain perimbangan itu, yang terpenting adalah pilihlah paket yang benar-benar sesuai dan dibutuhkan keluarga Anda! [ayahbunda]
Tiba-tiba saja si kecil terserang demam berdarah. Jutaan rupiah harus disediakan untuk biaya perawatan dan pengobatannya. Beruntunglah Anda yang memiliki asuransi kesehatan.
Kamis, 07 Mei 2009
Pilih - pilih Asuransi Kesehtan
Diposting oleh
imbuhyuwono
di
21.27
0
komentar
Cara Meningkatkan Daya Ingat
Para ahli setuju banyak diantara kita dapat memelihara daya ingat saat usia bertambah dan lebih mudah ketika anda menerapkan teori dalam praktek, itu lebih baik. Sehingga berhentilah mengkuatirkan sesuatu dan cobalah beberapa tips berikut ini untuk mendapatkan daya ingat lebih baik, seperti yang disarikan vision.
Olah raga
Kegiatan fisik membuat jantung memompa dan otot bergerak-bahkan hanya dengan jalan kaki sehari-hari akan meningkatkan supply darah dan nutrisi ke otak.
Tidur yang cukup
Keletihan akan menggangu informasi yang telah kita simpan, begitu juga kemampuan anda untuk mempelajari sesuatu yang baru. Tetapi tidur yang cukup di malam hari akan membantu daya ingat anda berfungsi.
Hati-hati dengan suplemen
Banyak klaim dibuat tentang kehebatan vitamin C, E suplemen herbal ginkgo biloba untuk meningkatkan daya ingat, tetapi para ilmuwan tidak dengan suara bulat mengakui khasiat suplemen tersebut. Alih-alih, dapatkan vitamin yang anda perlukan melalui cara makan yang sehat dan konsultasi ke ahli diet atau dokter sebelum mencoba suplemen tersebut.
Mengontrol stres
Stres membuat anda berpikir tidak jelas dan dapat menggangu daya ingat yang baik. Sementara sumber stress mungkin diluar kontrol anda, anda dapat mengajari tubuh untuk merespon situasi secara berbeda dengan latihan yoga atau therapi relaksasi.
Mengobati depresi
Jika anda memiliki masalah daya ingat dengan insomnia dan merasa gelisah dan putus asa, anda mungkin menderita depresi. Ketika situasi ini diobati dengan efektif , daya ingat anda seharusnya membaik.
Mengawasi pengobatan
Beberapa antidepressant, antihistamin dan obat-obat darah tinggi dapat melemahkan daya ingat. Jika anda menemukan masalah ini, berbicaralah ke dokter. Jangan pernah berhenti menerima resep obat tanpa nasehat medis.
Lakukan berulang
Katakan sesuatu dengan keras dan ulangi beberapa kali akan membantu untuk mengingat.
Permainan
Untuk merangsang daya ingat cobalah untuk mencoba permainan seperti catur atau scrabble.
Terus belajar
Belajar bahasa baru, mengikuti kursus dan menghadiri perkuliahan adalah salah satu cara untuk mengasah daya ingat.
Belajar dengan angka
Mengingat nomor telepon, nomor kartu kredit atau password adalah cara untuk tetap menumbuhkan daya ingat anda.
Belajar konsentrasi
Duduk di dapur dan buatlah daftar dalam pikiran anda tentang segala sesuatu yang ada di tempat tidur. Tujuan dari latihan ini untuk membangun perhatian dan konsentrasi dengan memfokuskan pada sekitarnya. [sumber : perempuan]
Para ahli setuju banyak diantara kita dapat memelihara daya ingat saat usia bertambah dan lebih mudah ketika anda menerapkan teori dalam praktek, itu lebih baik. Sehingga berhentilah mengkuatirkan sesuatu
Diposting oleh
imbuhyuwono
di
21.11
0
komentar
Senin, 16 Maret 2009
Sistem Informasi Geografi
® Langkah Membuat “Analisa Dengan ArcView”
1 Data yang dianalisa adalah Data base yang mempunyai Lintang & Bujur atau Data Excel. Pada Excel Data yang paling atas ( baris pertama ) berisi pengenal. Kemudian di SAVE dlm bentuk data base ( sebelumnya data diblok dahulu ) dgn Extension (DBF4,/ DBF3,/ DBF2,/ TXT. Misal : GIS DBF4
2. Catatan : Peta Dasar Telah Ada
Masuk GIS Kalau ada pertayaan Cancel Aja!
a. Set Extention file dengan MengKlik Extention ----;) Cek List Semua (√ )
make default Oke Aja!
b. Pada Untitled pilih View New : ( ada lembar kerja View 1 ) File
Set Warking directory ganti dengan nama baru Oke Aja!
c. View add Theme Cari data Peta ( yang ada Lintang & Bujur ) Oke
Aktifkan.
d. Table add cari data yang ada ( yang ada Lintang & Bujur )
Misal : Latihan GIS Oke Aktifkan.
e. View add Even Theme isi X file : Bujur
Y file : Lintang OKE aktifkan
f. Aktifkan Theme yang ada
g. ( Membuat Countour ) surface create contor Oke Metod : Sp;ine
Valve : Yang mau dbuat contour.
( Countour Interval Kasih Berapa aja sesuai kemauan Oke Aktifkan.
® Masking File
a. Aktifkan data yang menyimpan peta Theme Converd to grid kasih nama.
Oke Oke pilih area atau ID Oke Yes Yes Aktifkan.
b. Membuat maskingnya : Analisis properti ubah analisis masuk ke nama yang
Baru di buat tadi Oke Aja!
® Membuat Layout
a. Untuk yang otomatis View Layout Oke rubah secara manual sesuai
keinginan.
b. Dan Layout New pilih menu Layout propertis kasih nama.
Layout New pilih menu Layout page setuo Unit = cm
Orient = Lanscape
Resultan = High dst
c. Pilih toolbar View frame klik drag area dikertas view frame ganti
Dengan datanya … dst.
® Export
a. File Expert cari directory buat disimpan Oke Lihat hasilnya dengan
Format bitmap.
® Query
a. Klik Icon gambar Palu Cari nama yang akan dipisahkan Misal : Area,
( area : kalimantan or area = Banten makan akan terlihat Peta Banten dan
Kalimantan aja! ).
® Geo Procesing
View New theme Poligon Oke kasih nama Oke Aja!
a. Buat kotak dengan Ikon draw regtangle Drag di gambar.
b. Ganti Warna dengan Klik 2 Kali, Warna ganti dengan putih putih Close
c. View geo procesing Intersec Next Finish
Catatan : ® Untuk Layout Lintang & Bujur dibuat paling akhir agar tidak berubah
Posis setelah semuanya FIX ( selesai ),
® Membuat perbedaan warna klik 2 kali warna Legen Type Pilih
Unicle Value.
® Membaca / Mengeluarkan angka ( contour Theme Auto Label )
Label Fiel Countur.
® Klik bullet Leader label ( Untuk menggedekan Nama )
® Theme Auto Label ( Untuk ? )
® Graticules And Grit.
® Membuat Contour
a. Map New Contour Map Buka data yang baru aja dibuat jadi grid Open
b. Pada pilihan Option untuk membuat contour ada 2 cara =
1. Dengan Smoting Membuat garis-garis contour aja!
2. Dengan Fill contour Membuat gradasi warna
3. Perpaduan antara Smorting & Filled.
Catatan : Cek List yang diInginkan
c. Pada Level pilih yang akan digradasikan Klik paa bacaannya untuk ngefek pada
Semuanya.
Level Untuk menentukan nilai Max, Min, Interval
Line Tentukan warna, Style, lebar garis & mulai berpengaruhnya
Fill Menentukan warna gradasinya & ngefeknya.
Label Untuk front, Format angka, Awalan & Akhiran
Hach Untuk Menampilkan grid.
Ex : 300 mm , sekitar Klik 2 kali pada yes/no untuk menampilkan
Sufix prefik Coba aja di Yes in semua.
® Menampilkan Nama Stasiun
Map post map New post map buka filenya open pada lebel
dengan yang ada nama stasiunnya di worksheet kolom for label.
Posisi label, format, forn Coba aja!
Catatan “ Pada general klik deport simbol untuk menampilkan simbol.
“ Map Over Lay Map
® Membuat Image Map
Caranya Map Image map cari data yang sudah di grid Open Oke!
® Variase Map Dalam Surver
Membuat : a. Relief Map Buat relief contour permukaan
b.Vektor Map Membual anal angin.
c. Wire Frame Membuat 3 D.
Catatan “ Cara seperti diatas
a. Untuk memisahkan gambar Map Break overlay
b. Inti di Surver ada di Map dan grid
c. Buat data jadikan data grid Variasi Map.
® Membuat Analisa Dengan Surver
a. Ambil peta dalam bentuk apa aja yang bias gambar ( Jipak dll ) paling enak pake
Dari gis karena uda ada Lintang & BujurNya.
b. Misal ambil peta dengan formal Jpg or Bmp dll ( belum ada lintang & bujurnya )
c. Buat data dengan mendigu post “ stasiun secara manual dengan cara
» map » digitize » beri digit » close.
d. Buat data dengan mendigu post “ stasiun secara manual dengan cara
» map » digitize » beri digit » close » save » yes » kasih nama
» ganti extention dengan dat file (*.dat)
e. open data digitasi yang baru dibuat dengan open » cari data tadi
» open / sebelumnya pindah dulu ke Excel.
f. kasih keterangan baris paling atas dengan lintang & Bujur / x,y dll.
g. Ketik data yang akan dianalisa : nama stasiun atau keterangan lain terserah!!!
Catatan :
• posisi stasiun harus pada trempat yang benar
• data harus sesuai dengan stasiunnya!
• Agar lebih mudah sebelum mendigit urutkan nama stasiun yang akan
Didigit beserta atributnya.
Contoh : No Nomor Stasiun Nama stasiun
1 …………….. ………….
2 …………… ………...
h. Save
I. kembali ke Window » Plot I
J. (membuat data grid)
» grid » data » buka data yang akan dibuat jadi grid
Isi nilai: X min , X max
Y min , Y max
» pindah kedata isi kolom
X,Y,Z X = lintang
Y = bujur
Z = yang dianalisa
k. Oke,,,,,,,,,,,
oleh : Imbuh Yuwono SP.
® Langkah Membuat “Analisa Dengan ArcView”
1 Data yang dianalisa adalah Data base yang mempunyai Lintang & Bujur atau Data Excel. Pada Excel Data yang paling atas ( baris pertama ) berisi pengenal. Kemudian di SAVE dlm bentuk data base ( sebelumnya data diblok dahulu ) dgn Extension (DBF4,/ DBF3,/ DBF2,/ TXT. Misal : GIS DBF4
Diposting oleh
imbuhyuwono
di
01.41
0
komentar
Jumat, 06 Maret 2009
Tradisikan Membaca
Membaca Bagi Manusia
Kalau mau jujur, dalam keadaan apapun kita, pasti ada tindakan yang baik, yang benar, atau yang bermanfaat, yang bisa kita lakukan untuk anak-anak kita. Salah satunya adalah perpustakaan di rumah. Perpustakaan di sini tak harus kita pahami seperti layaknya perpustakaan yang sudah kita ketahui.
Mungkin bisa kita sederhanakan menjadi semacam koleksi buku.Yang penting, dari sekian benda / perabot yang kita miliki, perlu ada benda yang namanya buku bacaan. Dari sekian space yang kita pakai di rumah, perlu ada space yang kita pakai untuk membaca. Dari sekian kegiatan di rumah, perlu ada kegiatan yang namanya membaca sebagai tradisi.
Kenapa ini menjadi penting? Kalau melihat perkembangan manusia dari sisi teori dan prakteknya, membaca punya peranan penting bagi manusia. Yang sangat bisa kita rasakan, membaca tidak saja akan menambah pengetahuan kita tentang dunia ini. Membaca juga akan menambah pengetahuan kita tentang diri kita.
Jika merujuk ke istilah dalam psikologi, membaca dapat memperbaiki konsep-diri bagi anak-anak dan orang dewasa. Baik langsung atau tidak, anak-anak yang otaknya sering kemasukan materi positif, misalnya cerita kepahlawanan atau apa saja, pasti materi itu akan ikut aktif membentuk kepribadian, karakter, dan opini si anak tentang dirinya.
Seperti yang sudah sering kita bahas di sini, konsep diri itu terkait dengan tingkat kepercayaan diri, motivasi diri, dan kebahagian diri. Anak yang kurang terinspirasi untuk mengetahui sisi-sisi positif dari dirinya, akan merasa minder atau punya mentalitas lemah, yang sedikit-dikit merasa tidak mampu atau tidak bisa. Konsep diri merupakan modal penting bagi anak-anak untuk meraih prestasi.
Selain itu, membaca juga sudah terbukti dapat memunculkan inspirasi atau refleksi yang merupakan modal penting juga untuk membuat hidup menjadi lebih baik. Detail materi yang dibaca anak kita atau yang kita baca, bisa jadi akan terlupakan. Tapi, pelajaran yang kita serap dari materi itu biasanya akan abadi.
Mungkin hal semacam itu yang bisa menjawab adanya fakta yang tidak berbanding lurus antara kematangan mental dan prestasi akademik. Kalau kita atau anak kita membaca hanya karena tuntutan ujian sekolah (bukan tradisi intelektual), mungkin otak kita tidak sempat berefleksi. Kita memaksa otak untuk menghafal jawaban yang akan ditanyakan.
Padahal, sekeras apapun kita menghafal materi akademik itu, dalam waktu tiga bulan saja sudah lebih dari 60% yang akan hilang (tertimbun). Dalam setahun, mungkin hanya 20-30% yang tersisa. Akhirnya, biar secara akademik kita bagus, tetapi kemajuan mental kita tidak mengalami perbaikan yang signifikan. Itulah kenapa perpustakaan itu sangat tepat untuk membentuk tradisi berpikir.
Yang terpenting lagi, membaca dapat menambah jumlah koneksi dalam otak anak, seperti yang terungkap dalam berbagai temuan ilmiah. Membaca di sini sebagai stimuli positif. Semakin banyak jaringan yang terbentuk, otak anak akan menjadi semakin responsif dan kreatif.
Dari catatan para ilmuan, seperti dikutip Prof. Quraish Shihab (1994), kemajuan suatu bangsa itu juga diawali dari budaya membaca. Duapuluh tahun sebelum bangsa itu mencapai kemajuan, tradisi membaca sudah mereka mulai. Kalau kita ingin melihat efek nyata dari tradisi membaca yang kita tanamkan pada anak-anak, jangan sekarang. Mari kita lihat duapuluh tahun lagi.
Tempat Jin Berpacaran
Terbukti, dari sejumlah negara yang kini menyalip kemajuan kita, mereka telah memiliki tradisi membaca yang jauh lebih bagus dari kita sejak beberapa tahun lalu. Tahun 1995, yang berarti 14 tahun lalu, buku yang terbit di Indonesia baru mencapai 5000 judul. Sementara, Thailand 8.000 judul, Malaysia 12.000 judul, dan Korea selatan 43.000.
Padahal, negara-negara ini jumlah penduduknya jauh lebih sedikit dibanding kita. Dari 5000 judul yang terbit itu, yang terjual hanya 30.000 eksemplar pertahun. Bandingkan dengan jumlah kaset yang terjual. Tahun 1995 saja, kaset yang terjual di kita sudah mencapai 95 juta keping, sudah melebihi jumlah penduduk usia kerja.
Ada semacam guyonan dari orang Malaysia tentang Indonesia. Dulu, mereka sempat mengirim beberapa pelajar dan guru ke Indonesia untuk belajar. Sekarang-sekarang ini, mereka tidak lagi mengirim, tapi lebih sering mendatangkan tenaga senior dari kita untuk mengajar di sana. Kata guyonan itu, "Dulu, kami belajar dari Indonesia supaya bisa berhasil. Sekarang ini, kami juga masih belajar dari Indonesia supaya tidak terpuruk seperti kalian."
Sampai tahun 2008 kemarin, bicara minat baca kita masih banyak catatan. Jumlah penerbitnya mengalami kenaikan yang cukup tajam, tapi jumlah pembacanya hanya naik secara berlahan. Minat baca masyarakat pun sepertinya lebih karena dorongan tren atau ikut-ikutan ketimbang kesadaran pengembangan-diri yang dilakukan secara kontinyu.
Selain itu, tanda-tanda adanya geliat minat baca juga baru terjadi di beberapa kota besar, 60-80%-nya di Jabodetabek. Kalau kita kunjung ke daerah, toko buku yang besar itu adanya di propinsi. Itu pun tidak besar-besar amat. Nasib perpustakaan pun tidak lebih baik. Beberapa perpustakaan mirip seperti gedung tua yang jarang dikunjungi manusia, laksana tempat jin pacaran.
Itulah kenapa kalau melihat laporan Human Development Index (HDI), ranking kita masih berada di level menengah-bawah. Tahun 2007-2008, kita berada di posisi 107 dari 177 negara. Posisi ini masih kalah dengan tetangga seperti Singapura, Malaysia, Brunei, Thailand, dan Philipina. Bahkan di beberapa sektor, kita lebih rendah dari Vietnam, Jamaica, dan Algeria.
Tujuan Membaca
Dengan berinisiatif untuk mengadakan perpustakaan / koleksi buku bacaan di rumah, apa berarti kita telah / ingin mencetak anak menjadi seorang kutu buku? Satu hal yang perlu kita sadari di sini bahwa membaca itu bukan tujuan. Membaca adalah salah satu bekal atau jalan untuk mencapai tujuan.
Tujuannya adalah agar anak-anak kita terbiasa dengan pola hidup yang mengedepankan kapasitas intelektual, nalar yang sehat, mandiri dalam mengambil keputusan, berwawasan luas, dan kaya referensi dalam mengatasi persoalan. Kalau meminjam istilahnya Sternberg dari Yale University, tujuannya adalah agar kita lebih cerdas menghadapi hidup.
Jadi, mau anak kita menjadi kutu buku atau tidak, sejauh praktek hidupnya nanti itu menjadi lebih baik, berarti dia sudah pada track yang tepat. Tapi kalau membaca hanya untuk membaca, ini sama seperti sindiran Kitab Suci yang mengatakan bagai keledai mengangkut buku di kepalanya. Buku itu tak mencerahkan dia, melainkan malah membebani hidupnya.
Supaya anak kita tercerahkan hidupnya dari bacaan, yang perlu kita perhatikan adalah memilih materi bacaan. Kata Jim Rohn, membaca itu sangat penting, tetapi yang lebih sangat penting lagi adalah memilih bacaan yang pas. Biasanya, bacaan yang tidak sesuai dengan keadaan kita hanya berguna dipakai untuk bercakap-cakap atau kurang ngefek pada perbaikan praktek hidup.
Karena itu, koleksi buku yang kita persiapkan di rumah pun perlu kita sesuaikan dengan kebutuhan perkembangan kita atau anak kita. Yang ideal, koleksi buku itu perlu ada bacaan umum (pengetahuan umum) dan bacaan khusus yang sesuai dengan minat, bakat, hobi, atau kebutuhannya, misalnya cerita pahlawan yang membangkitkan, dan lain-lain.
Beberapa Cara Memunculkan Tradisi Membaca
Dengan maraknya hiburan dan tontonan melalui program TV, CD, dll, anak-anak kita mungkin bisa memiliki tradisi yang lebih kurang kondusif lagi dibanding generasi kita bagi kemajuan bangsa ini. Kenapa? Di saat fasilitas hiburan dan tontonan masih belum menjamur seperti sekarang ini saja, tradisi kita bukan membaca, yang merupakan penggerak nalar, tapi nonton dan dengar.
Sebab itu, kita sebetulnya punya kesamaan kepentingan untuk mengimbangi tradisi nonton dan dengar dengan tradisi membaca. Kalau mau jujur, menonton satu tahun belum tentu punya efek yang lebih kondusif bagi perkembangan nalar dibanding dengan membaca satu buku yang pas.
Apa saja yang perlu kita lakukan untuk menumbuhkan tradisi membaca pada anak atau keluarga? Cara-cara di bawah ini mudah-mudahan bisa menambah bantuan:
* Hadiah ulang tahun atau momen penting, seperti kenaikan kelas, jangan melulu berupa pesta atau pakaian. Sekali-kali buku bacaan atau ditambah dengan buku bacaan.
* Oleh-oleh perjalanan jangan melulu makanan atau benda-benda antik. Perlu kita tambah juga dengan buku / bacaan lain
* Tempat hiburan jangan melulu ke mall, restoran, atau semisalnya. Sekali-kali ke perpustakaan, musium bersejarah atau ke toko buku
* Dukung minat anak / keluarga untuk berlangganan majalah atau bacaan sesuai kemampuan dan kebutuhan.Menerima kiriman majalah atas nama sendiri merupakan pengalaman yang menyenangkan
* Sediakan waktu untuk mendengarkan bila anak / keluarga ingin menceritakan isi buku yang telah mereka baca. Anak-anak akan menyukai saat seperti ini.
* Membaca bersama atau bergantian lalu saling menceritakan. Ini akan menantang anak untuk lebih suka membaca.
* Sepakati waktu khusus / disiplin khusus untuk membaca, misalnya sebelum tidur, saat di kendaraan, atau lainnya.
Yang sama sekali tak bisa kita tinggalkan adalah memberi keteladanan. Biar pun fasilitas itu sudah kita sediakan, tapi kalau keteladanannya tidak ada, mungkin ini sulit. Supaya kita bisa memberi teladan, yang perlu kita ubah adalah paradigma. Selama ini, kebanyakan kita menganggap membaca itu sekedar hobi, yang mengandung kesan suka-suka atau sesuai selera, seperti makan bakso. Padahal, membaca itu adalah perintah dan sekaligus kebutuhan bagi jiwa.
Proses Membangun Peradaban
Secara umum, minat baca kita masih tergolong rendah. Bahkan ini tak hanya terjadi pada masyarakat umum. Kelompok masyarakat yang berstatus atau bekerja di bidang-bidang pengetahuan pun, seperti pelajar atau guru, dll, belum secara semarak memiliki tradisi membaca sebagai kebutuhan intelektual.
Padahal, kalau menyimak catatan sejarah, sokoguru membangun peradaban sebuah bangsa itu, katanya, ada tiga. Pertama, keberhasilan mutu pendidikan. Ukurannya bukan menjamurnya kampus yang menawarkan gelar S2 di ruko-ruko, tetapi tingkat keterpelajaran dan keterdidikan generasi.
Kedua, kemajuan ekonomi yang berbasiskan sinergisitas kekuatan SDM dan SDA. Bangunan ekonomi kita katanya sangat rentan terhadap berbagai ancaman. Alasannya, tak ada basis yang kuat dari kedua kekuatan itu. Kinerja SDM kita tak bisa mengimbangi tuntutan industri. Sementara, kita cenderung me-yatim-kan SDA. Akhinya, kita mengekspor TKI dan mengimpor beras.
Ketiga, kesadaran hukum. Ajakan untuk merenungi dosa-dosa di tempat ibadah atau di lapangan itu baik, tetapi tak bisa membangun peradaban apabila tidak ditopang oleh penegakan hukum yang bagus, ekonomi yang bagus dan mutu pendidikan yang bagus.
Tentu, tak mungkink kita menyerahkan ini pada pemerintah melulu. Toh kita sudah tahu pemerintah kita begini keadaannya. Sementara, masih ada kontribusi kita yang sangat vital peranannya yaitu menumbuhkan tradisi membaca di rumah-rumah. Semoga bisa kita jalankan.
Dengan berinisiatif untuk mengadakan perpustakaan / koleksi buku bacaan di rumah, apa berarti kita telah / ingin mencetak anak menjadi seorang kutu buku? Satu hal yang perlu kita sadari di sini bahwa membaca itu bukan tujuan. Membaca adalah salah satu bekal atau jalan untuk mencapai tujuan.
Tujuannya adalah agar anak-anak kita terbiasa dengan pola hidup yang mengedepankan kapasitas intelektual, nalar yang sehat, mandiri dalam mengambil keputusan, berwawasan luas, dan kaya referensi dalam mengatasi persoalan. Kalau meminjam istilahnya Sternberg dari Yale University, tujuannya adalah agar kita lebih cerdas menghadapi hidup.
Diposting oleh
imbuhyuwono
di
00.28
0
komentar
Penyakit "Angina" Bukan Masuk Angin Tapi Kurang Angin
Definition :
Angina (angina pektoris) merupakan nyeri dada sementara atau suatu perasaan tertekan, yang terjadi jika otot jantung mengalami kekurangan oksigen.
Cause :
Biasanya angina merupakan akibat dari penyakit arteri koroner.
Penyebab lainnya adalah:
# Stenosis katup aorta (penyempitan katup aorta)
# Regurgitasi katup aorta (kebocoran katup aorta)
# Stenosis subaortik hipertrofik
# Spasme arterial (kontraksi sementara pada arteri yang terjadi secara tiba-tiba)
# Anemia yang berat.
Treatment :
Pengobatan dimulai dengan usaha untuk mencegah penyakit arteri koroner, memperlambat progresivitasnya atau melawannya dengan mengatasi faktor-faktor resikonya.
Faktor resiko utama (misalnya peningkatan tekanan darah dan kadar kolesterol), diobati sebagaimana mestinya.
Faktor resiko terpenting yang bisa dicegah adalah merokok sigaret.
Pengobatan angina terutama tergantung kepada berat dan kestabilan gejala-gejalanya.
Jika gejalanya stabil dan ringan sampai sedang, yang paling efektif adalah mengurangi faktor resiko dan mengkonsumsi obat-obatan.
Jika gejalanya memburuk dengan cepat, biasanya penderita segera dirawat dan diberikan obat-obatan di rumah sakit.
Jika gejalanya tidak menghilang dengan obat-obatan, perubahan pola makan dan gaya hidup, maka bisa digunakan angiografi untuk menentukan perlu tidaknya dilakukan pembedahan bypass arteri koroner atau angioplasti.
STABLE ANGINA
Pengobatan dimaksudkan untuk mencegah atau mengurangi iskemia dan meminimalkan gejala.
Terdapat 4 macam obat yang diberikan kepada penderita:
1. Beta-blocker
Obat ini mempengaruhi efek hormon epinephrine dan norepinephrine pada jantung dan organ lainnya.
Beta-blocker mengurangi denyut jantung pada saat istirahat. Selama melakukan aktivitas, Beta-blockerr membatasi peningkatan denyut jantung sehingga mengurangi kebutuhan akan oksigen.
Beta-blocker dan nitrat telah terbukti mampu mengurangi kejadian serangan jantung dan kematian mendadak.
2. Nitrat (contohnya nitroglycerin).
Nitrat menyebabkan pelebaran pada dinding pembuluh darah, terdapat dalam bentuk short-acting dan long-acting.
Sebuah tablet nitroglycerin yang diletakkan di bawah lidah (sublingual) biasanya akan menghilangkan gejala angina dalam waktu 1-3 menit, dan efeknya berlangsung selama 30 menit.
Penderita stable angina kronik harus selalu membawa tablet atau semprotan nitroglycerin setiap saat.
Menelan sebuah tablet sesaat sebelum melakukan kegiatan yang diketahui penderita dapat memicu terjadinya angina, akan sangat membantu penderita.
Nitroglycerin tablet juga bisa diselipkan diantara gusi dan pipi bagian dalam atau penderita bisa menghirup nitroglycerin yang disemprotkan ke dalam mulut; tetapi yang banyak digunakan adalah pemakaian nitroglycerin tablet sublingual.
Nitrat long-acting diminum sebanyak 1-4 kali/hari.
Nitrat juga terdapat dalam bentuk plester dan perekat kulit, dimana obat ini diserap melalui kulit selama beberapa jam.
Nitrat long-acting yang dikonsumsi secara rutin bisa segera kehilangan kemampuannya untuk mengurangi gejala. Oleh karena itu sebagian besar ahli menganjurkan selang waktu selama 8-12 jam bebas obat untuk mempertahankan efektivitas jangka panjangnya.
3. Antagonis kalsium
Obat ini mencegah pengkerutan pembuluh darah dan bisa mengatasi kejang arteri koroner.
Antagonis kalsium juga efektif untuk mengobati variant angina.
Beberapa antagonis kalsium (misalnya verapamil dan diltiazem) bisa memperlambat denyut jantung.
Obat ini juga bisa digabungkan bersama Beta-blocker untuk mencegah terjadinya episode takikardi (denyut jantung yang sangat cepat).
4. Antiplatelet (contohnya aspirin)
Platelet adalah suatu faktor yang diperlukan untuk terjadinya pembekuan darah bila terjadi perdarahan. Tetapi jika platelet terkumpul pada ateroma di dinding arteri, maka pembentukan bekuan ini (trombosis) bisa mempersempit atau menyumbat arteri sehingga terjadi serangan jantung.
Aspirin terikat pada platelet dan mencegahnya membentuk gumpalan dalam dinding pembuluh darah, jadi aspirin mengurangi resiko kematian karena penyakit arteri koroner.
Penderita yang alergi terhadap aspirin, bisa menggunakan triklopidin.
UNSTABLE ANGINA
Pada umumnya penderita unstable angina harus dirawat, agar pemberian obat dapat diawasi secara ketat dan terapi lain dapat diberikan bila perlu.
Penderita mendapatkan obat untuk mengurangi kecenderungan terbentuknya bekuan darah, yaitu:
- Heparin (suatu antikoagulan yang mengurangi pembentukan bekuan darah)
- Penghambat glikoprotein IIb/IIIa (misalnya absiksimab atau tirofiban)
- Aspirin.
Juga diberikan Beta-blocker dan nitroglycerin intravena untuk mengurangi beban kerja jantung.
Jika pemberian obat tidak efektif, mungkin harus dilakukan arteriografi koroner dan angioplasti atau operasi bypass.
Operasi bypass arteri koroner
Pembedahan ini sangat efektif dilakukan pada penderita angina dan penyakit arteri koroner yang tidak meluas.
Pembedahan ini bisa memperbaiki toleransi penderita terhadap aktivitasnya, mengurangi gejala dan memperkecil jumlah atau dosis obat yang diperlukan.
Pembedahan dilakukan pada penderita angina berat yang:
- tidak menunjukkan perbaikan pada pemberian obat-obatan
- sebelumnya tidak mengalami serangan jantung
- fungsi jantungnya normal
- tidak memiliki keadaan lainnya yang membahayakan pembedahan (misalnya penyakit paru obstruktif menahun).
Pembedahan ini merupakan pencangkokan vena atau arteri dari aorta ke arteri koroner, meloncati bagian yang mengalami penyumbatan.
Arteri biasanya diambil dari bawah tulang dada. Arteri ini jarang mengalami penyumbatan dan lebih dari 90% masih berfungsi dengan baik dalam waktu 10 tahun setelah pembedahan dilakukan.
Pencangkokan vena secara bertahap akan mengalami penyumbatan.
Angioplasti koroner
Alasan dilakukannya angioplasti sama dengan alasan untuk pembedahan bypass.
Tidak semua penyumbatan bisa menjalani angioplasti, hal ini tergantung kepada lokasi, panjang, beratnya pengapuran atau keadaaan lainnya.
Angioplasti dimulai dengan menusuk arteri perifer yang besar (biasanya arteri femoralis di paha) dengan jarum besar. Kemudian dimasukkan kawat penuntun yang panjang melalui jarum menuju ke sistem arteri, melewati aorta dan masuk ke dalam arteri koroner yang tersumbat.
Sebuah kateter (selang kecil) yang pada ujungnya terpasang balon dimasukkan melalui kawat penuntun ke daerah sumbatan. Balon kemudian dikembangkan selama beberapa detik, lalu dikempiskan.
Pengembangan dan pengempisan balon diulang beberapa kali.
Penderita diawasi dengan ketat karena selama balon mengembang, bisa terjadi sumbatan alliran darah sesaat. Sumbatan ini akan merubah gambaran EKG dan menimbulkan gejala iskemia.
Balon yang mengembang akan menekan ateroma, sehingga terjadi peregangan arteri dan perobekan lapisan dalam arteri di tempat terbentuknya sumbatan.
Bila berhasil, angioplasti bisa membuka sebanyak 80-90% sumbatan.
Sekitar 1-2% penderita meninggal selama prosedur angioplasti dan 3-5% mengalami serangan jantung yang tidak fatal.
Dalam waktu 6 bulan (seringkali dalam beberapa minggu pertama setelah prosedur angioplasti), arteri koroner kembali mengalami penyumbatan pada sekitar 20-30% penderita.
Angioplasti seringkali harus diulang dan bisa mengendalikan penyakit arteri koroner dalam waktu yang cukup lama.
Agar arteri tetap terbuka, digunakan prosedur terbaru, dimana suatu alat yang terbuat dari gulungan kawat (stent) dimasukkan ke dalam arteri. Pada 50% penderita, prosedur ini tampaknya bisa mengurangi resiko terjadi penyumbatan arteri berikutnya.
PROGNOSIS
Faktor penentu dalam meramalkan apa yang akan terjadi pada penderita angina adalah umur, luasnya penyakit arteri koroner, beratnya gejala dan yang terpenting adalah jumlah otot jantung yang masih berfungsi normal.
Makin luas arteri koroner yang terkena atau makin buruk penyumbatannya, maka prognosisnya makin jelek.
Prognosis yang baik ditemukan pada penderita stable angina dan penderita dengan kemampuan memompa yang normal (fungsi otot ventrikelnya normal). Berkurangnya kemampuan memompa akan memperburuk prognosis.
Angina (angina pektoris) merupakan nyeri dada sementara atau suatu perasaan tertekan,Biasanya angina merupakan akibat dari penyakit arteri koronerFaktor resiko utama (misalnya peningkatan tekanan darah dan kadar kolesterol), diobati sebagaimana mestinya.
Diposting oleh
imbuhyuwono
di
00.18
0
komentar