Selamat Datang Assalamu'alaikum Semoga Anda Selalu Sehat dan Ceria Hari ini Berdoalah Sebelum dan Sesudah Anda Beraktivitas

Selasa, 25 November 2008

WASPADA PANCAROBA


akibat cuaca ekstrim musim pancaroba misalnya tanah longsor, pohon atau tiang-tiang reklame tumbang dan banjir, bahkan ditemui maraknya kasus penyakit akibat virus. Flu burung, DBD dan typhus adalah penyakit yang disebabkan virus yang tercatat menjamur pada musim peralihan ini. Oleh karena itu hendaklah kita waspada, namun jangan sampai timbul kekhawatiran.

Pendahuluan.

Matahari sebagai sumber energi utama di bumi merupakan penyebab terjadinya peristiwa-peristiwa cuaca pada suatu wilayah, posisi matahari terhadap bumi membentuk perbedaan iklim akibat penerimaan panas (radiasi) yang berbeda.

Rotasi bumi searah jarum jam mngakibatkan adanya siang dan malam dan gerak semu matahari, terbit dari timur dan tenggelam di barat. Begitu pula dengan revolusi bumi mengelilingi matahari dalam 365 hari atau 1 tahun menjadikan perbedaan musim pada bulan-bulan tertentu bersamaan terlihatnya pergerakan semu matahari di bumi ke utara dan selatan equator (23,5ºLU - 0º -23,5ºLS).
Daerah beriklim tropis seperti Indonesia mempunyai pola curah hujan (musim) yang sebagian besar dipengaruhi oleh angin moonsun dengan satu puncak hujan, sehingga terbagi menjadi dua musim yaitu musim hujan (basah) dan kemarau (kering) serta dua masa peralihan yang disebut musim pancaroba
Teknis Penentuan Masa Pancaroba.
Umumnya diamati dua pola dalam penentuan masa transisi ini, yaitu pengamatan perubahan curah hujan dan perubahan arah angin dalam setahun. Selain itu, suhu dan kelembaban udara juga membantu kita dalam prediksi pancaroba.
1. Pengamatan pola hujan.
Musim hujan adalah musim dengan ciri meningkatnya curah hujan di suatu wilayah dibandingkan biasanya dalam jangka waktu tertentu secara tetap. Secara teknis meteorologi, dianggap mulai terjadi apabila curah hujan dalam tiga dasarian berturut-turut telah melebihi 50 mm per meter persegi per dasarian dan berlanjut terus (minimal 150 mm per bulan).
Apabila hal ini belum terpenuhi namun curah hujan telah tinggi kondisinya dianggap sebagai peralihan musim (pancaroba), misalnya takaran hujan sudah lebih 50 mm dalam satu dasarian tetapi tidak diikuti ke dasarian berikut atau tidak berlanjut, maka dapat dikatakan pancaroba. Begitu juga sebaliknya penentuan musim hujan ke musim kemarau dengan melihat berkurangnya curah hujan.
2. Pengamatan pola angin.
Angin moonsun dengan ciri berubah arah paling sedikit 120º dua kali dalam setahun sekitar bulan Januari dan Juli dengan kecepatan angin lebih dari 3 m/s (Khromov dan Ramage) merupakan salah satu patokan. Jika sifat angin ini yakni arah dan kecepatannya masih belum mantap atau berubah-ubah, dianggap pancaroba atau peralihan sedang terjadi.
Indonesia mengalami masa peralihan musim dua kali, bulan Maret hingga Mei adalah peralihan musim hujan ke musim kemarau bisa disebut sebagai transisi I dan September sampai November sebagai transisi II merupakan peralihan ke musim hujan

Efek dan Gejala Musim Transisi
Pergerakan matahari menjauh dari equator ke utara (mulai Maret) dan menuju selatan (mulai September) menyebabkan masa pancaroba dimulai, ditandai dengan peristiwa-peristiwa cuaca yang sulit diprediksi karena gejalanya sangat lokal atau tidak merata. Selain itu juga berdampak kepada kegiatan kita.
Cuaca panas dan pengap di pagi hari karena mendung serta hujan lebat tidak merata sesaat pada siang atau sorenya sering terjadi pada transisi II, sedangkan langit cerah tetapi terasa udara lebih dingin adalah ciri awal transisi I.
Namun peluang terjadi angin kencang seperti putting beliung (leysus), petir dan hujan lebat dengan tiba-tiba serta tidak merata bahkan ada yang disertai es pada siang dan sore hari, tetap sama saja antara kedua masa peralihan ini.
Akibatnya sering terjadi pohon dan tiang listrik, reklame atau menara tumbang di terjang angin juga longsor dan banjir pernah terjadi pada masa ini. Kemudian ditemukan pula meningkatnya penderita penyakit akibat virus seperti flu burung (AI atau H5N1), demam berdarah (DBD) dan thypus (gangguan pencernaan perut).

Oleh: Imbuh Yuwono

Di Indonesia, peralihan musim dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya disebut dengan musim pancaroba. Masa peralihan musim ini menimbulkan kejadian cuaca yang sangat sulit di prediksi seperti angin kencang, hujan lebat dan petir yang sifatnya mendadak, sesaat serta hanya terjadi pada daerah tertentu saja. Beberapa daerah mengalami musibah

1 komentar:

Anonim mengatakan...

The best slots in Malaysia at JSlot777 - JTHub
JSlot777 · Casino – 상주 출장샵 Get a VIP package and start playing at 파주 출장안마 JSlot777. We've got 서울특별 출장안마 the best 거제 출장안마 slots 원주 출장샵 in Malaysia at JSlot777! · JSlot777.

Original Design by : x-template.blogspot.com.

Modified by : Imbuh Yuwono Email: Imbuh_y@yahoo.co.id